Pemberian Bantuan Susu Formula Untuk Percepatan Penurunan Stunting Di Desa Karangrejo
- Dec 10, 2024
- ARIK PURWANTO
Karangrejo, Senin 09 Desember 2024.
Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang. Stunting ditandai dengan tinggi badan anak yang lebih pendek dari anak seusianya.Stunting dapat berdampak pada Terganggunya perkembangan otak, metabolisme, dan pertumbuhan fisik, Kesulitan belajar, Penyakit jantung dan pembuluh darah, Kemampuan perkembangan kognitif menurun, Meningkatkan risiko obesitas pada anak, Daya tahan tubuh melemah sehingga mudah terinfeksi penyakit.Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Melalui Kader dan Bidan Desa memberikan bantuan susu formula bagi anak yang tercatat sebagai stunting.
Siti Alfiana,S.St. menyampaikan pemberian bantuan susu ini adalah bagian dari prioritas pemerintah dalam percepatan penurunan stunting. Stunting menjadi isu serius di Kabupaten Lumajang dan pemerintah daerah terus berkomitmen untuk menanggulanginya.Selain susu,pemberian makanan tambahan juga dilakukan setiap harinya.
Salah satu langkah konkret yang diambil adalah melalui peningkatan ketahanan pangan keluarga, khususnya dalam hal menyediakan gizi anak-anak pada usia rentan stunting usia 1-3 tahun.
Dia juga menerangkan tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan ketahanan gizi keluarga. Dikarenakan angka stunting masih cukup tinggi dan salah satu penyebab utamanya adalah kurangnya asupan gizi pada anak usia dini. Kondisi ini, jika tidak segera diatasi dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal. Kami ingin mencegah stunting dengan memastikan anak-anak berisiko stunting mendapatkan asupan nutrisi yang cukup selama masa pertumbuhan mereka.
Menurutnya, mencukupi gizi yang baik pada balita merupakan fondasi penting bagi tumbuh kembang mereka. “Anak-anak yang tumbuh sehat dan cerdas akan menjadi generasi penerus bangsa yang mampu mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Melalui program ini, kami juga mengajak masyarakat untuk semakin sadar akan pentingnya pencegahan stunting. Hal ini dapat dimulai dari remaja calon pengantin, ibu hamil, hingga ibu menyusui, karena mereka memegang peran kunci dalam menyiapkan generasi yang sehat.