REMBUG STUNTING : Sarana menuju Masyarakat Sehat Terbebas Stunting

  • Sep 28, 2024
  • ARIK PURWANTO

Untuk menekan angka Stunting desa Karangrejo Kecamatan Yosowilangun,Pemerintah Desa bekerjasama dengan Bidan desa dan Kader menyelenggarakan acara Rembug Stunting.Dilaksanakan di pendopo balai desa karangrejo pada Kamis (26/09/2024) pagi pada pukul 09.00 wib.Acara dihadiri Forkopimca Yosowilangun yang dalam hal ini diwakili oleh PLD Kec.Yosowilangun,Perwakilan UPT Puskesmas Yosowilangun,Babhinkamtibmas,BPD dan RT,RW dengan jumlah total 50 orang peserta.

Seperti kita ketahui,stunting merupakan satu gejala yang dialami balita yang menyebabkan balita gagal tumbuh baik fisik maupun perkembangan otaknya.Maka dari itu Pemerintah Pusat menegaskan agar jajaran Pemerintah Daerah sampai lembaga paling bawah serius menangani stunting.Hal ini sesuai Peraturan Presiden No.72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

Acara diawali dengan sambutan Sekretaris Desa,Gigih Dhimas M. yang sekaligus membuka acara.Dia juga menyebutkan bahwa Pemerintah Desa mendukung kegiatan seperti ini.Dan untuk menekan stunting Pemdes siap menambah anggaran setiap tahunnya,dengan catatan Kader mempergunakan anggaran tersebut sesuai sasaran.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya stunting dan memaparkan cara pencegahan dan penanganannya.Adapun indikator kelompok sasaran prioritas di desa yaitu sasaran remaja putri,sasaran calon pengantin,indikator ibu hamil KEK,balita usia 0-59 bulan dan sasaran keluarga beresiko stunting dan keluarga rentan.Jika semua indikator diatas sudah terpenuhi,dapat dipastikan angka stunting akan menurun bahkan sampai 0.

Rinawati(40),salah satu peserta Rembug menyampaikan,"Kegiatan ini sangat positif sekali,mengingat bahaya dan dampak yang di timbulkan untuk anak-anak kita.Dengan mengikuti kegiatan ini,saya jadi mengerti bagaimana cara mencegah dan menangani apabila anak-anak kita terkena stunting.Untuk itu kita harus selalu menerapkan pola hidup sehat dilingkungan keluarga maupun masyarakat".